Aku dan Agamaku


Pernahkah kita berfikir, bagaimana kita bisa sampai bisa memeluk agama islam dan bagaimana pengetahuan kita tentang islam sejak kita masih kecil. Yang kutahu, ketika aku kecil aku tidak terlalu mengerti apa itu agama islam bahkan aku tidak mengerti apa itu shalat, apa itu puasa dan apa itu al-qur’an.
Ketika aku masih kecil belum mengerti apa-apa, melihat ayahku mengerjakan sesuatu yang sering aku lihat (sholat dan mengaji) lalu aku bertanya apa yang sedang orang tuaku lakukan?  Lalu ayahku menjelaskan bahwa ini yang dinamakan ibadah. Kemudian ayah dan ibukupun mengajarkannya padaku.
Yang dari awal aku tidak tahu apa itu sholat, seiring waktu berjalan aku mulai mengerti dan bisa melakukannya. Dan setelah aku diajari sholat dan mengaji, ibu menyuruhku untuk mengaji bersama teman-teman. Ayah dan ibuku pernah mengajariku mengaji, saat itupun aku melanjutkan dan melancarkan bacaan ngajiku bersama guru ngaji dan teman-temanku. Ketika itu aku memulainya dengan bacaan IQRA.
Aku sangat senang pergi mengaji, karna disana banyak teman temanku, aku bisa bermain sambil mengaji, dan disitulah aku mulai mengerti sedikit demi sedikit tentang islam. Seperti Rukun Islam, pada saat sedang mengaji menulis, dan pak ustad menulis Rukun islam, dan disitu saya sedikit menegrti apa itu rukun islam, dan rukun islam ada 5.
1.      Membaca dua kalimat syahadat
2.      Shalat
3.      Zakat
4.      Puasa
5.      Naik haji bila mampu
Yang saya tahu Cuma itu saja tapi saya tidak tau secara sempurna  makna rukun islam itu apa. Tapi seiring waktu berjalan dan bertambahnya usiaku, aku mulai masuk ke Sekolah dasar islam Nurul Huda. Yahh aku sekoah dimana disana banyak menjelaskan tentang agama islam.  Seperti, Rukun islam, dulu aku yang masih kecil Cuma tau Rukun islam, sekarang aku tau apa itu tukun islam dan gunanya  buat apa. dan disana aku terus belajar shalat dengan benar dan bacaan shalat serta di hafalkan, Akupun mulai terbiasa dengan bacaan sholat.
Seiring berjalannya waktu, dan dengan bertambahnya usia dan wawasanku tentang agama. Akupun  mulai menghafal doa sehari hari, seperti doa makan, doa sebelum tidur, doa bangun tidur, dan doa doa pendek lain nya. Ketika SD itu ibu menyuruhku untuk belajar tambahan di TPA. Di TPA aku belajar banyak apa yang diajarkan disekolah di TPA juga diajarin.
Ketika aku kelas 5 SD aku hampir mengetahui tentang agamaku, ternayata Shalat itu adalah salah satu perintah dari Allah. Ngga Cuma shalat, ada yang nama nya PUASA, dan aku mulai belajar puasa dari kelas 1 SD. Ya meskipun masih setengah hari sih, dan terkadang aku suka minum ngumpet2 karna ga kuat nahan haus. Seiring waktu aku sudah belajar puasa full sehariam, ngga setengah hari seperti kemarin kemarin, bahkan tidak ada yang bolong dan minum ngumpet-ngumpet lagi.
Dan pada suata hari ada seseorang yang pindah dikampungku, entahlah dia siapa yang jelas dia anak baru dan aneh. Suatu saat, dia keluar rumah dan aku sedang bermain bersama teman temanku, lalu ia lewat di depan kami. Sempet buat ngajak bermain bareng, diapun tidak menolak untuk bermain bersamaku dan kawan-kawanku. Lalu  mengenalkan dirinya kepada kita, dan nama dia bernama kristin, ia baru saja pindah dari medan katanya. Dan dia pindah kesini karna pekerjaan kedua orang tua nya. Lalu kita bermain bersama dari pagi hingga petang, entah itu bermain petak umpet, galxy ataupun bermain karet.
Perrnah juga buat ngajak dia ngaji bareng kerumah pak ustad, tapi dia nolak gitu, entah kenapa. Tidak lama kemudian aku mulai tahu kenapa dia gak pernah ikut kita ngaji bareng, dia pernah bilang kalau dia tidak pernah melakukan itu (non muslim).
Dan pada saat itu juga, maksud nya dia bukan muslim itu apa, disitu aku mulai ingin tau,  lalu aku menanyakan kepada ibu ku, kata ibuku “ krisitin itu bukan orang yang memeluk agama islam seperti kita nak, kristin itu memeluk agama kristen.” Owh kristen ya bu.Dan tidak lama dia pindah  rumah lagi, ia hanya sebentar saja tinggal dikampungku. Entah kenapa akupun tak tahu. Yang pasti aku ingin tau tentang krisitin dan agamanya lebih jauh lagi.
Akupun semakin dewasa, setelah aku lulus SD aku meneruskan pendidikanku di pondok Pseantren Darul Falah Di Carenang. Disana aku banyak mendapatkan wawasan yang sangat luas tentang islam. Bahkan aku belajar agama lebih dalam lagi, seperti belajar tentang hadits hadits Nabi rasallah SAW. Karna yang seperti kita tau hadits nabi termasuk hukum islam nomor dua setelah al- qur’an. Dan disana aku lebih paham lagi tentang agamaku, ternyata agamaku, yakni agama islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT, kepada Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat di muka bumi ini.
Karna aku belajar agama islam sangat banyak dipondok pesantren ini, aku mulai teringat akan teman SD ku dulu. Temanku yang pernah berkata kepada ku “ aku bukan muslim, jadi aku tidak shalat ke masjid seperti kalian.” Sekarang aku mengerti apa arti pertkataan krisitin, dan aku mulai paham dengan perkataan ibuku, kalau krisitin itu memeluk agama kristen
Menurut ku dulu, sebelum aku masuk pondok pesantren, ibadah kristin itu aneh, masa ibadah pakaian nya sexy sih, tidak menutupi aurot nya, bahkan ibadah nya mereka suka nyanyi nyayi ngga jelas dan masa ibadah Cuma seminggu sekali, beda dengan aku yang muslim, ibada sehari 5kali. Tapi sekarang aku mulai mengerti, bahwa agama kristen itu juga Agama Allah yang diturunkan kepada Nabi Isa AS dengan Kitab Injil sebagai pedomannya. Namun kitab injil yang dulu dan sekarang sangatlah berbeda jauh, kitab injil yang sekarang sudah banyak penyuntingan(perubahan) seperti yang sudah dijelaskan di dalam Al-qura’an. Bahwa kitab injil sekarang itu bukan yang asli dan bukan yang murni seperti dulu.
Akupun perlahan lahan paham dengan agama kristen serta agama lain nya seperti agama budha dan hindu, karna dipondok pesantren ini aku banyak menimba ilmu yang sangat banyak, karna disini aku belajar ngaji dan ahlaq yang bagus. Karna seperti yang kita tau pergaulan diluar sekarang sangatlah tidak bagus. Maka dari itu aku bersyukur bisa masuk ke pondok pesantren terincta ku, Yakni Ponpes Darul Falah di Carengan.
Dan itulah cerita ku bagaimana aku bisa paham dengan agamaku sendiri dan agama lainnya. Mohon maaf bila ada kesalahan ketika atau ada kata yang berkenan di hati pembaca, karna kesalahan datangan nya itu dari saya dan kebenaran itu dari Allah SWT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Film Agora