pandangan tentang berdialog dengan aetis
Pandangan Terjemah ceramah kamal al-Haydari Berdialog dengan aetis Pernah kita berfikir atau berpendapat orang lain, apalagi dengan orang yang berbeda jauh suku dan agamanya dengan kita. Walau dengan seperti itu menurut saya, seperti yang dijelaskan dalam terjemahnya ceramah kamal al-Haydari. Kita memang perlu adanya berdialog dengan orang lain, apalagi ini dengan orang aetis. Aetis itu orang yang tidak beriman kepada Allah, menolak keberadaanNya, mengingkari dan meragukan agama. Tetapi dengan seperti itu kita masih diwajibkan untuk berdialog bukan malah untuk mengkritik dan membantah. Didalam dialog memang ada kritik, tetapi mengkritik bukan menyerang. Saya sendiri setuju dengan pendapat ini. Yang pertama dalam beragama adalah mengenal Allah. Mengenal ajaranNya, mengikuti perintahNya dan menjauhi laranganNya. Agama tauhid, Islam yang berbasis pada pilar utama, dan ini termasuk keyakinan umat islam terhadap T...